Mata Sering Kering dan Perih? Kenali Penyebab yang Bisa Mengganggu Kesehatan Mata

Pernah merasa mata seperti berpasir, panas, perih, atau terasa tidak nyaman setelah menatap layar dalam waktu lama? Keluhan tersebut cukup mudah diabaikan karena sering dianggap hanya akibat kelelahan. Padahal, mata yang berulang kali terasa kering dan perih bisa menjadi tanda bahwa permukaan mata sedang mengalami gangguan.

Mata membutuhkan lapisan air mata yang sehat untuk menjaga permukaannya tetap lembap, membantu penglihatan tetap nyaman, sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai iritan. Ketika jumlah air mata tidak mencukupi atau kualitasnya terganggu, mata dapat menjadi lebih mudah kering dan sensitif. Berikut penjelasan lengkap healthnesia dibawah ini.

Bukan Sekadar Karena Terlalu Lama Menatap Layar

Penggunaan komputer, laptop, dan ponsel memang dapat membuat mata lebih cepat tidak nyaman. Saat berkonsentrasi melihat layar, seseorang cenderung berkedip lebih jarang. Akibatnya, permukaan mata lebih cepat kehilangan kelembapan.

Namun, layar bukan satu-satunya penyebab. Lingkungan dengan udara terlalu kering, paparan kipas atau pendingin ruangan, debu, asap, hingga angin juga dapat memperburuk keluhan.

Kebiasaan sehari-hari tertentu pun dapat berpengaruh. Kurang tidur, misalnya, dapat membuat mata terasa lebih berat dan tidak segar. Penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai aturan juga bisa meningkatkan rasa kering atau iritasi pada sebagian orang.

Apa yang Sebenarnya Membuat Mata Terasa Perih?

Rasa perih dapat muncul ketika permukaan mata kehilangan kelembapan yang cukup. Air mata bukan hanya berupa air biasa, tetapi merupakan lapisan kompleks yang membantu menjaga permukaan mata tetap stabil.

Jika lapisan tersebut mudah menguap atau produksinya berkurang, permukaan mata dapat menjadi lebih rentan terhadap iritasi. Inilah yang kemudian bisa memunculkan sensasi panas, mengganjal, gatal, atau seperti ada benda asing di mata.

Menariknya, mata kering terkadang justru dapat membuat mata berair. Ketika permukaan mata mengalami iritasi, tubuh dapat merespons dengan mengeluarkan air mata secara berlebihan. Meski demikian, air mata tersebut belum tentu mampu memberikan pelumasan yang bertahan lama.

Beberapa Kebiasaan yang Diam-Diam Memperburuk Kondisi

Tanpa disadari, aktivitas harian bisa membuat mata semakin tidak nyaman. Salah satunya adalah bekerja di depan layar tanpa memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat.

Baca juga  Kurang Tidur dan Stres Ternyata Bisa Membebani Kerja Jantung

Selain itu, berada terlalu dekat dengan sumber hembusan udara juga dapat meningkatkan penguapan air mata. Kebiasaan mengucek mata ketika terasa gatal sebaiknya dihindari karena gesekan dapat memperparah iritasi.

Penggunaan obat tetes mata secara sembarangan juga perlu diperhatikan. Tidak semua produk ditujukan untuk penggunaan jangka panjang atau cocok untuk setiap penyebab keluhan. Jika membutuhkan obat tetes secara rutin, sebaiknya pilih berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.

Kondisi Tertentu Juga Bisa Berhubungan

Mata kering dan perih terkadang berkaitan dengan kondisi kesehatan atau perubahan tertentu pada tubuh. Faktor usia dapat memengaruhi produksi air mata. Selain itu, beberapa jenis obat dapat menyebabkan mata menjadi lebih kering sebagai efek samping.

Gangguan pada kelopak mata atau kelenjar yang berperan dalam menjaga lapisan air mata juga dapat memengaruhi kenyamanan mata. Pada sebagian orang, kondisi tertentu yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh juga dapat berkaitan dengan keluhan mata kering.

Karena penyebabnya beragam, keluhan yang berlangsung lama sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai akibat terlalu banyak menggunakan ponsel.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Mata?

Mata kering sesekali biasanya dapat membaik setelah beristirahat dan mengurangi paparan pemicu. Namun, pemeriksaan mata layak dipertimbangkan jika keluhan terus berulang, mengganggu pekerjaan atau aktivitas sehari-hari, atau tidak membaik meskipun kebiasaan sudah diperbaiki.

Segera cari pertolongan medis apabila rasa sakit pada mata cukup berat, penglihatan tiba-tiba berubah atau menurun, mata mengalami kemerahan yang signifikan, terdapat cedera, atau muncul keluhan lain yang terasa tidak biasa.

Pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah masalah berkaitan dengan permukaan mata, produksi air mata, kelopak mata, penggunaan lensa kontak, atau faktor lainnya.

Cara Sederhana Membantu Menjaga Kenyamanan Mata

Ada beberapa langkah yang dapat diterapkan dalam rutinitas sehari-hari. Ketika bekerja menggunakan layar, berikan jeda secara berkala dan usahakan untuk berkedip secara sadar. Atur posisi layar agar nyaman serta hindari paparan langsung kipas atau AC ke wajah.

Tidur yang cukup juga penting untuk mendukung kondisi tubuh secara keseluruhan. Pastikan lingkungan tidak terlalu berdebu dan hindari mengucek mata.

Bagi pengguna lensa kontak, ikuti aturan pemakaian, pembersihan, serta penggantiannya sesuai petunjuk. Jangan memaksakan penggunaan lensa kontak ketika mata sedang terasa sangat tidak nyaman.

Baca juga  Kista Ovarium dan Gangguan Haid: Apa Hubungannya?

Jangan Tunggu Sampai Keluhan Semakin Mengganggu

Mata yang terasa kering dan perih memang sering kali bukan kondisi serius. Akan tetapi, keluhan yang terus muncul merupakan sinyal yang sebaiknya diperhatikan.

Mengetahui pemicu, memperbaiki kebiasaan, dan melakukan pemeriksaan ketika diperlukan dapat membantu menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang. Jangan hanya berfokus pada menghilangkan rasa tidak nyaman untuk sementara, tetapi cari tahu pula penyebab yang mendasarinya jika keluhan terus berulang.

FAQ Seputar Mata Kering dan Perih

1. Apakah terlalu lama melihat HP bisa menyebabkan mata kering?
Bisa. Saat fokus menatap layar, frekuensi berkedip dapat berkurang sehingga permukaan mata lebih cepat kehilangan kelembapan.

2. Mengapa mata kering justru bisa berair?
Iritasi pada permukaan mata dapat memicu keluarnya air mata secara refleks. Namun, air mata tersebut belum tentu memiliki komposisi dan kestabilan yang cukup untuk mengatasi kekeringan.

3. Apakah mata kering selalu disebabkan kurang minum?
Tidak selalu. Asupan cairan memang penting bagi tubuh, tetapi mata kering juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan, kebiasaan, obat tertentu, usia, kelopak mata, dan berbagai kondisi lainnya.

4. Apakah boleh mengucek mata ketika terasa gatal?
Sebaiknya dihindari. Mengucek mata dapat meningkatkan iritasi dan membuat mata semakin tidak nyaman.

5. Apakah penggunaan AC bisa membuat mata kering?
Bisa. Udara dari pendingin ruangan cenderung dapat mempercepat penguapan air mata, terutama jika hembusannya langsung mengenai wajah.

6. Kapan mata kering membutuhkan pemeriksaan dokter?
Jika keluhan sering kambuh, menetap, mengganggu aktivitas, atau disertai nyeri berat, perubahan penglihatan, kemerahan yang signifikan, maupun gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya lakukan pemeriksaan.

7. Apakah obat tetes mata aman digunakan setiap hari?
Tergantung jenis produknya dan penyebab keluhan. Penggunaan rutin sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

8. Bagaimana cara sederhana mengurangi mata tidak nyaman saat bekerja di depan komputer?
Berikan jeda dari layar, berkedip secara teratur, posisikan layar dengan nyaman, dan hindari hembusan AC atau kipas langsung ke mata.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *